Rabu, 03 Maret 2021

Motivasi 4 : Guru ( yang ) Inovatif

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata



Kembali bergabung dengan materi motivasi di sesi ke 26 kegiatan belajar menulis Gel. 17. Motivasi kali ini di isi oleh seorang guru SMP N 1 Wonosari, Gunung Kidul, DIY. Bapak Sigit Suryono, S.Pd. M. Pd. Beliau amat sangat layak disebut sebagai motivator dengan segudang prestasi yang di milikinya. Diantaranya beliau menjabat sebagai Duta Rumah Belajar Kemendikbud, Duta Sains P4TKIPA, serta puluhan prestasi dan kompetensi lainnya yang dapat dibaca di https://ciget.info/2012/01/12/contact-us/ .

Bersama Mr. Bams yang memandu kegiatan malam hari ini yang mengangkat tema Guru Yang Inovatif.

Inovasi muncul karena pemicu-pemicu di sekitar kita. Diantaranya permasalahan-permasalahan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya permasalahan bagaimana siswa kurang bisa menyerap materi di kelas, menurunnya kedisiplinan siswa dan guru dalam menjaga kebersihan, atau pun permasalahan lainnya.

Diperlukan ilmu dasar untuk dapat melakukan inovasi. Ilmu dasar yang dimaksud adalah ilmu yang kita peroleh atau kita miliki dari kecil hingga sekarang. Ilmu dari pengalaman kehidupan kita.

Kunci menjadi seorang inovator ada 3 :

  1. Belajar

a.       Belajar yang didapatkan dari semua yang ada di dunia ini.

dari ayah bunda yang menanamkan pendidikan sejak kita kecil, darinya kita mendapat banyak pengalaman berharga.

b.      Belajar dari teman, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Mereka akan mengajarkan pada kita untuk bisa berbagai dan berkolaborasi dengan saling menghargai semua karya cipta. Dan dari mereka akan memunculkan ilmu dan problem solving pada diri kita.

c.       Belajar di dunia pendidikan. Dari guru, dosen, sahabat-sahabat kita.

Mereka tempat kita menggali ilmu, tempat kita berdebat dan berdiskusi dengan berbagai permasalahan, tempat mencurahkan isi hati, dan ilmu kita dalam menghadapi persoalan di ruang kelas, maupun di ruang sosial kemasyarakatan.

d.      Belajar dari dunia dan lingkungan kerja kita.

Permasalahan yang muncul dalam pekerjaan menuntut kita untuk berinovasi memecahkannya dengan berbagai terobosan yang nantinya akan memunculkan ide baru yang meringankan pekerjaan. Dimana hasil terobosan itu dapat dimanfaatkan dan dinikmati banyak pihak, maka baru bisa dikatakan jika kita adalah “inovator”

 

Bagi guru, ladang inovasi dapat ditemukan di banyak hal, antara lain : siswa, rekan guru, kepala sekolah, pengawas, dinas pendidikan, peraturan pemerintah, lomba, peningkatan kompetensi kepribadian, peningkatan kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi professional

 2.      Kolaborasi

Kolaborasi akan mempercepat proses inovasi. Kolaborasi dapat dilakukan dengan teman sejawat atau guru innovator lainnya. Dengan kolorasi kita bisa saling mengingatkan, saling membantu dikala ada masalah, saling berbagi ide pemecahan masalah, saling menguatkan di kala susah, dan tentu saling menginspirasi untuk berinovasi.

 3.      Berbagi

Dengan bisa berbagi ilmu pengetahuan, hasil inovasi yang sudah kita lakukan akan bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Dengan kata lain dengan berbagi dengan orang lain, akan bisa memunculkan produk-produk baru bagi kita semua karena kita akan mendapat masukan dari orang lain yang bisa memperbaiki kualitas dari hasil inovasi yang kita lakukan. Bisa juga ada kritikan yang tentu ini akan memunculkan sebuah masalah yang bisa kita pikirkan untuk menjadi inovasi berikutnya

Tahap tertinggi setelah kita dapat melakukan 3 hal diatas adalah menginspirasi. Seseorang yang sudah dapat mengisnpirasi sesama maka ia adalah manusia yang dapat memberi manfaat bagi lainnya.

Pada dasarnya semua manusia adalah inovator. Jadilah manusia yang bermanfaat dengan berbagi. Berbagi hal yang sederhana, sampai yang  komplek, dari hanya bermanfaat bagi diri sendiri biarkan inovasi itu bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

Kata bijak yang disampaikan narasumber :

 “Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung

Barang siapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi.

Barang siapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia celaka.

Dan Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”.

( Sigit Suryono, S.Pd. M. Pd  )

 

Sosok yang inovasi dan inspirasi maka dia senantiasa berpikir dapat bermanfaat bagi orang lain.

Dimana inspirasi dan inovasi itu ada irisan artinya bahwa inovasi yang dilakukan itu bermanfaat dan bisa berguna bagi orang lain.

Guru Inpirasi yang dilakukan harus inovatif agar ada keterbaruan.

Dari inovasi dan inspirasi ini muncullah obsesi (mimpi besar)

kumpulan mimpi besar yang belum tentu ada hari ini bisa diwujudkan mungkin saat yang akan datang.

(Suhendra, M.Ed, Ph.D(UPI))

 Kalimat penutup yang penuh makna dari narasumber :

" Inspirasi bisa dimunculkan oleh orang-orang yang melakukan Inovasi. Inovatif juga bisa menginspirasi orang lain. Dari perubahan yang konsisten ini diperlukan kolaborasi untuk mencapai kemajuan. Perubahan akan lebiht terasa jika dilakukan bersama secara kolektif dan kolaboratif tidak hebat sendirian dan..,
Kemajuan akan bisa dicapai kalau kita kerjasama. Guru hebat, kepala sekolah hebat, akan hebat jika bisa kolaboarasi dengan siswa maka kita bisa berjaya . Istikomah dan konsistensi ".

 













Resume ke-26 Belajar  Menulis Gel. 17 :
Narasumber    : Bapak Sigit Suryono, S.Pd. M. Pd
Moderator     : Mr. Bams
Peresume      : Atik Puspita rini
Tema       : Guru Yang Inovatif

Wallahu a'lam bisshowwab


Senin, 01 Maret 2021

Motivasi 3 : Konsisten Membaca, Menghasilkan Tulisan

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata


Musuh terbesar manusia adalah rasa malas, rasa bosan, dan rasa ingin menyerah. 

Namun kesemuanya harus dilawan dengan mengembalikan niat awal kita. Ya, niat awal dan komitmen untuk menghasilkan karya. 


Kegiatan belajar menulis ini sudah memasuki pertemuan yang ke-25 yang diisi dengan materi motivasi dari narasumber berprestasi. Pada malam ini, Seorang guru cantik dari SMPN 1 Baureno Bojonegoro dengan segudang prestasi dan ratusan karya. Tak kurang dari 519 buku sudah diterbitkannya. Memenangkan Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Tingkat Nasional, kategoro SORAK (Seni, Olah raga, Agama dan Muatan lokal, dan Bimbingan Konseling) berhasil mengantarkannya ke Negeri Kincir Angin guna mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden.  Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Holland dan Nederlands. Beliau adalah Ibu Emi Sudarwati. 

Lebih lengkap tentang beliau dapat dibaca di http://emisudarwati.blogspot.com/2020/09/currikulum-vitae-emi-sudarwati.html. Mengangkat tema Menjadi Guru Yang Senang Membaca dan Menulis, beliau akan memberikan vitamin penyemangat bagi kita.

Masih dengan moderator kawakan yang menemani malam ini, ibu Aam Nurhasanah S.Pd. Kepala sekolah yang satu ini juga mulai menghasilkan beberapa karya. Mantab ! itulah slogannya.

Kembali lagi mengenai narasumber. 3 kunci menjadi finalis Inobel yaitu :

  1. Similiarity
    • adanya kemiripan isi dengan artikel serupa antara kisaran 0-20%. kemiripan disini tidak sama dengan plagiat.
  2. Sitasi
    • memberitahukan bahwa beberapa bagian tertentu dari karya kita, tulisan kita berasal dari sumber lain. hal ini dilakukan untuk menghindari plagiarisme dan menjunjung tinggi kejujuran akademik.
  3. Inovasi
    • membuat suatu karya yang baru dan berbeda.

Ratusan karya yang dihasilkan narasumber juga sebagian besar adalah hasil kolaborasi. berawal dari kolaborasi maka akan memberikan pengalaman untuk menghasilkan karya tunggal.

Disiplin waktu adalah salah satu tips untuk konsisten menulis. 

Sebenarnya hampir semua tips dan trik penulis itu serupa yaitu :

  1. komitmen
  2. disiplin waktu
  3. konsisten
  4. banyak baca ( blog walking, baca buku, kitab suci, hadits, surat kabar, dan segala bentuk silaturahmi )
  5. menulis setiap hari ( menulis dari apa yang dilihat, didengar, dialami, dan dirasakan)
  6. lakukan refreshing dan relaksasi diri untuk memunculkan kebuntuhan ide

Semua tips dan trik itu tidak akan berat jika sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Seperti halnya makan dan minum. Sebagai pemula, bagi saya masih terasa berat, karena belum terbiasa.

Motivasi narasumber menulis adalah ingin berkeliling dunia dengan menulis.

Narasumber melakukan GLS bersama siswanya di sekolah dengan membaca buku non pelajaran selama 15 menit sebelum kelas dimulai. caranya, salah satu siswa membaca di depan kelas, yang lain menyimak, kemudian semua membuat ringkasan. Di akhir semester kemudian diterbitkan karya para ssiwa tersebut, dan di bukukan di akhir tahun pelajaran.

Agar energi menulis selalu terjaga, maka bergaullah dengan penulis.

Cambuk diri untuk terus berkarya, karena dengan karya manusia akan bermakna.

Luangkan 20 menit untuk membaca, dan 10 menit menulis

***

baca .. baca .. baca 

tulis .. tulis .. tulis

***

Quote Of Bunda Emi

Tulislah sejarah sendiri.   Jangan tunggu orang lain menulis tentang kita















Resume ke-25 Belajar  Menulis Gel. 17 :
Narasumber    :Ibu Emi Sudarwati
Moderator     :Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd
Peresume      :Atik Puspita rini
Tema       :Menjadi Guru Yang Senang Membaca dan Menulis


Wallahu a'lam bisshowwab

Rabu, 24 Februari 2021

Motivasi 2 : Loyalitas Tanpa Batas

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata



Masih konsisten mengikuti kegiatan kelas belajar menulis pertemuan ke-23. Bersama yang muda yang berprestasi, seorang wakil kepala sekolah SMPN 5 Sambi Rampas NTT, penerima apresiasi guru SMP inspiratif tingkat nasional serta sederet penghargaan yang telah diterima, beliau adalah Bapak Khamdan Muhaimin, S.Pd. Gr yang menjadi narasumber malam ini dengan mengangkat tema Menjadi Guru Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah 3T. Dan dengan moderator kawakan grup belajar menulis ini, Mr. Bams.

Program Sarjana Mendidik di Daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM-3T) adalah program afirmasi yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah-daerah pelosok se Indonesia. Narasumber kali ini adalah salah satu dari peserta program ini. Beliau bertugas mulai dari tahun 2015 hingga sekarang. 

Jika mendengar daerah terdepan, terluar, dan tertinggal, yang terlintas di benak kita tentunya daerah pelosok, tanpa listrik, sepi, jauh dari keramaian, akses transportasi yang tidak mudah, naik turun gunung, dan sebagainya. Ya, memang tidak jauh berbeda dari yang kita bayangkan.


Beginilah kondisi daerah tempat tinggal narasumber. Untuk menuju kota, membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Penduduk terbiasa menanam sendiri kebutuhan sayur sehari-hari, seperti daun singkong, kubis, labu, daun pepaya, dan buncis. Untuk lauk biasanya mengkonsumsi ikan asin, ikan basah dan ayam pedagig jika musim, telor dan mie instan.

Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. 
Dimana kita berada, maka wajib bagi kita menghormati adat istiadat yang berlaku disana.

Demikian juga yang dialami Pak Khamdan, beliau juga harus meneysuaikan dengan keadaan dan adat istiadat yang ada. Beliau juga jadi belajar dan mengetahui kebiasaan disana, diantaranya :

  1. Irong, tidak boleh berteriak, menyalakan api, ribut, selama 1-2 hari, tujuanya adalah supaya hasil panen melimpah.
  2. Acara Mbaru Dor, adalah masuk rumah baru mereka menggunakan berbagai acara adat.
  3. Kepok Tuak adalah adat menyambut kedatangan tamu dengan berbicara adat menggunakan tuak, rokok dan ayam kampung. Ungkapan ketulusan orang disini menerima tamu dan kegembiraan menyambut tamu baru.
  4. Makan padi baru, acara pesta sekolah, dll.

Menjadi guru di 3T, merupakan pengalaman yang luar biasa. Belum tentu kebanyakan orang mau menerima kesempatan ini. Untuk itu narasumber mengabadikannya dalam sebuah tulisan. Di tahun 2016 beliau mulai menulis. Menulis tentang keadaan pendidikan di daerah terpencil, permasalahan serta tantangan  dan solusinya. Hal ini dilakukan agar pemerintah memperhatikan keadaan pendidikan di daerah terpencil yang serba kekurangan.

Sebagai bentuk apresiasi beliau terhadap dunia pendidikan di daerah terpencil, serta untuk perkembangan pendidikan anak-anak disana, Pak Khamdan mendirikan Rumah Belajar. Di rumah belajar ini anak-anak di daerah tertinggal tersebut dapat  mengikuti kegiatan les matematika, membaca buku, menggambar, mewarnai, bulu tangkis , bola voli, puzzle, dll. Sedangkan malamnya pukul 19.30 WITA, anak-anak dapat belajar mengoperasikan laptop dan akses internet gratis di rumah belajar.

Atas dedikasi beliau ini, Duta Baca Indonesia, Najwa Sihab, pernah mengirimkan buku untuk rumah belajar ini, dan mempromosikannya di media sosial.


Bentuk sumbangsih lain yang dilakukan Pak Khamdan adalah mengajukan proposal pengadaan ke instansi pemerintah dan swasta. Diantaranya pengadaan seragam sekolah, buku bacaan, alat tulis dan membagikannya ke sekolah SD, SMP dan SMA di tempat beliau mengabdi, mukena, alquran, iqro, buku dan karpet masjid untuk diserahkan ke masjid Fathillah. Dan juga membuat membuat dua sumber mata air dan 4 bak penampung air untuk warga sekitar yang kekurangan air di daerah 3T.


Satu hal lagi, Pak Khamdan juga melakukan satu terobosan dengan menginisiasi sekolah berbasis digital seperti : Computer Based Tes offline dan pemilihan ketua OSIS offline yang pertama kali dilaksanakan di sekolah disana dan pertama kali juga di kab. Manggarai Timur, dengan cara kerja digital akan tetapi tanpa menggunakan sinyal dan kartu perdana, selain itu juga dibentuk kelompok belajar mini di setiap kampung.


Atas dedikasi dan loyalitas beliau, akhirnya beliau dinobatkan sebagai Guru SMP Inspiratif Tingkat Nasional 2020 yang diselenggarakkan oleh Dirjen GTK Kemdikbud .



Dimanapun kita bekerja dan berkarya, lakukan dengan ihlas. Titik nyaman belum tentu membawa kebahagiaan, justru tantangan dan hambatan yang ada yang akan membuat kita lebih bijak, keihlasan dalam menjalaninya akan membawa keberkahan yang sesungguhnya.

pendidikan mendorong manusia untuk berjuang mewujudkan impiannya
berbagi dan berkaryalah untuk memberikan kontribusi pada lingkungan
kokohkan keimanan pada Sang pencipta
agar hidup ini lebih bermakna

Quote Of Bapak Khamdan

Sebaik-baiknya manusia, adalah yang bermanfaat bagi lainnya.















Resume ke-23 Belajar  Menulis Gel. 17 :
Narasumber    :Bapak Khamdan Muhaimin, S.Pd. Gr
Moderator     :Mr. Bams
Peresume      :Atik Puspita rini
Tema       :Menjadi Guru Berprestasi dan Berdedikasi di Daerah 3T


Wallahu a'lam bisshowwab

Senin, 22 Februari 2021

Motivasi 1 : Ihlas Tanpa Batas

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata



Alhamdulillah, syukur mari terus kita panjatkan ke haribaanNya, karena dengan bersyukur maka Allah akan terus menambah kenikmatan kepada kita.

Adalah resume saya ke-22 ( yang ke-21 tidak mengerjakan, heheheh) yang ternyata materi dalam grup menulis gel.17 setelah pertemuan ke-20 adalah berisi tentang motivasi dari guru berprestasi.

Kali ini Bapak Dede Suryana, S.Pd, MM.  atau akrab dipanggil dengan abah dede yang akan mengisi materi tentang Motivasi Berprestasi pada malam ini.

Semakin ke belakang memang semangat dan komitmen kita benar-benar diuji. Diuji dengan deadline-deadline tantangan yang ada, yang secara emosional selalu ingin saya ikuti. Namun pada kenyatannya butuh energi ekstra. Diuji dengan kejenuhan karena tumpang tindih tugas kelas online dan tugas didunia nyata. 

Namun bagi orang yang kreatif dan cerdas, hal tersebut diatas bukan menjadi suatu alasan untuk meninggalkan kesempatan yang ada, namun bagaimana harus belajar memanajemen waktu, tenaga, dan pikiran agar semua kesempatan dapat terlaksana dengan baik.

Nah, kembali lagi ke narasumber. Beliau adalah sosok yang low profile, yang menjalani profesinya semata-mata lillahita'ala, insyaallah. Meyakini jika pencapaian-pencapaian yang diperolehnya adalah semata-mata rencana Allah SWT. Memiliki segudang prestasi dan pengalaman yang tidak mungkin saya sebut semuanya, diantaranya pernah mendapat penghargaan sebagai guru inspiratif nasional dan Penghargaan Satya Pratama Penggiat Inklusif . Jelas sangatlah layak untuk memberi motivasi dan inspirasi kepada kita untuk dapat menghasilkan karya besar seperti beliau.

Sebagai seorang guru, motivasi yang beliau berikan diantaranya :
  1. Cintai pekerjaan / profesimu sepenuh hati
  2. Guru adalah profesi mulia, karena hampir semua profesi membutuhkan guru
  3. Guru adalah fasilitator, pelayan bagi peserta didiknya dalam kegiatan pembelajaran
  4. Guru zaman NOW, adalah guru yg harus nyaman didalam zona ketidak nyamanan 
  5. Guru adalah pembelajar yang tidak berkesudahan
  6. Catat apa yang harus dikerjakan, dan kerjakan yang sudah dicatat ( tidak menunda pekerjaan ; dokumentasikan kegiatan dalam sebuah tulisan, itu akan menjadi bonus tambahan )
  7. Ciri orang yang berfikir adalah bertanya

Benar dan setuju sekali apa yang disampaikan abah. Guru adalah agent of change. Sebagai seorang yang profesional yang sangat mempengaruhi keputusan inovasi bagi peserta didiknya. Jika kita sebagai orangtua, kita ingat jika anak-anak kita akan lebih mendengarkan gurunya dari pada kita orangtuanya. "Kata bu guru itu...", "Kata pak guru itu..." , demikian yang selalu diucapkan anak-anak saya. Padahal apa yang mereka ceritakan itu yang kata bapak dan ibu guru nya juga selalu saya sampaikan di rumah. Jelas sekali bahwa peran guru itu sangat besar terhadap perubahan pola laku dan pola pikir peserta didik kita.

Guru adalah sebuah profesi yang imbalannya tidak hanya duniawi, namun juga imbalan akhirat. Mengapa ? jika kita ihlas mendidik, sehingga anak didik kita memperoleh manfaat dari apa yang kita ajarkan, bukankah itu ilmu yang bermanfaat ?

Jika kita masih ingat hadits Nabi SAW, "akan terputus pahala dari anak adam setelah mati kecuali tiga perkara : Anak Sholih/sholihah, Shodaqoh jariyah, dan ilmu yang bermanfaat". semoga kita tergolong didalamnya. Aamiin.

kegiatan abah di kelas inklusi

Ihlas.. Ihlas.. Ihlas, Biarlah Allah yang atur jalan kita, kita hanya tawakal dalam menjalani kehidupan ini. Anggap jika salah satu dari mereka adalah pembuka pintu syurga kita, Aamiinn.. ( haduuhh... air mata ini akhirnya gak bisa dibendung).

Sedikitnya gaji guru, namun penuh dengan keberkahan didalamnya ( saya sudah merasakannya ), pengalaman saya ini saya tulis dalam lomba blog PGRI, menulis selama pebruari.

Jadi benar sekali apa yang disampaikan abah. Saya menyandang ASN ketika saya sudah tidak mengharapkannya lagi. Pasrahkan saja semuanya pada Allah, jalani semua dengan ihlas, isnyaallah pertemuan misterius akan kita rasakan.

Nikmati prosesnya, syukuri hasilnya, hingga kita lupa kerikil tajam yang pernah kita injak dan pahitnya jamu yang pernah kita telan.


Quote Of Abah
Fardhu Tersambung, Sunnat terbawa

jangan pernah lelah belajar dan mencari ilmu karena akan lebih lelah dan tersiksa pabila dikemudian hari kita tidak memiliki ilmu

Cintai profesi kita, insya Allah nanti akan datang takqir baik yg misterius

Nasehat Ali Bin Abi Thalib
Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah sekian banyak kesabaran yang akan membuatmu terpanah hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit














Resume ke-22 Belajar  Menulis Gel. 17 :
Narasumber    :Bapak Dede suryana
Moderator     :Ibu Aam Nurhasanah
Peresume      :Atik Puspita rini
Tema       :Motivasi Berprestasi


Wallahu a'lam bisshowwab

Minggu, 21 Februari 2021

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah 20 Resume ?

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata

Kali ini catatan dibuat dari kegiatan Ngobrol Bareng Omjay via zoom di Minggu malam. Kegiatan ini kali pertama saya ikuti dikarenakan tema yang dibahas adalah apa yang saya butuhkan. Tema-tema di kegiatan ngobrol bareng ini sebenarnya juga selalu menarik, namun tidak selalu saya ikuti karena memang semenjak tergabung dalam kegiatan belajar menulis, saya sampaikan kepada keluarga khususnya anak-anak jika tiga hari dalam seminggu saya akan fokus ke laptop. Sehingga waktu lain diminta untuk mereka, sesuai perjanjian yang dibuat dengan keluarga dan anak-anak.

Apa yang harus dilakukan setelah 20 resume dari kegiatan belajar menulis, adalah tema yang dibahas pada malam ini. dengan arahan dari Pak Brian Prasetyawan, yang harus dilakukan setelah minimal 20 resume terkumpul adalah :

  1. Tentukan judul cover
  2. Buat daftar isi
  3. Profil penulis
  4. Buat sinopsis dari buku kita
  5. Tentukan ke percetakan mana buku kita ingin diterbitkan
  6. Konsultasikan lebih lanjut tentang kelengkapan prasyarat berdasarkan penerbit yang ditunjuk
Format penulisan buku kumpulan resume ini boleh disusun berdasarkan judul, atau terbagi menjadi bab dan sub bab. 

Tak menutup kemungkinan untuk masih terus melengkapi resume hingga pertemuan akhir. Banyak materi menarik tentunya.

Ayo terus belajar walaupun dikejar deadline tugas dan kehidupan. Menjaga keseimbangan jasmani dan rohani, pola pikir dan pola hidup sehat, positive thingking serta optimis harus terus tertanam agar hidup ini bahagia.

Salam literasi
Salam berkarya

Reward Belajar Menulis Gel.17 (1)

Bismillah alhamdulillah
Laa Haulaa wa laa quwwata


Awal mula mengikuti kegiatan belajar menulis adalah hanya agar saya bisa menulis. Syukur-syukur saya bisa menerbitkan artikel di surat kabar atau lebih-lebih menerbitkan sebuah buku.

Menjalani tahap demi tahap kegiatan belajar menulis ini yang disajikan dalam bentuk paparan di wag. Menyelesaikan tagihan-tagihan yang diminta. Memperbaiki pola tulisan seiring ilmu-ilmu yang diperoleh dari waktu ke waktu.

Memang segala sesuatu yang dilakukan dengan Bismillah, insyaallah akan memperoleh bonus-bonus yang tak disangka.

Ketika salah satu narasumber (maaf lupa) memberikan doorprize berupa buku dari pertanyaan yang masuk dan ketika itu saya tidak bertanya karena memang sudah memahami paparan beliau. Otomatis saya pun tidak berkesempatan mendapatkannya.

Hingga suatu waktu Omjay tetiba mengumumkan 3 nominasi blogger terbaik dalam tema  https://membangunpersonalbranding.blogspot.com/2021/01/inilah-3-guru-blogger-yang-beruntung.html , eehh.. ada nama saya.

Sungguh diluar dugaan. Karena memang tidak pernah membayangkan masuk nominasi. Mengingat saya benar-benar orang awam dalam dunia blog. Pun melihat kompetensi peserta lain yang sangat tidak diragukan.

Reward dari PT. Andi Offset berupa buku diberikan kepada 3 nominator tersebut. Dan hari ini saya menerima buku tersebut.


Sebuah nĂ²vel misteri berjudul The Legend Of Arkant Human. Salah satu genre kesukaan saya.

Terimakasih Grup belajar menulis gel.17
Terimakasih Omjay
Terimakasih PT. Andi Offset
Terimakasih seluruh narasumber
Terimakasih seluruh moderator
Terimakasih segenap team belajar menulis gel.17

Semoga apa yang diberikan, apa yang disampaikan, menjadi ladang pahala yang tak terputus. Aamiin.



Rabu, 17 Februari 2021

Merdeka nge-Blog

Bismillah Alhamdulillah
Laa Haulaa Wa Laa Quwwata



Sudah dipertemuan ke-20, artinya telah sampai di batas minimal untuk membuat resume dan menyusunnya menjadi sebuah buku. Seperti halnya ketika di bulan Ramadhan, menuju 10 malam terakhir, rasa malas akan semakin membara, namun pahala yang diberikan akan lebih besar. 

Saya pun merasakan demikian, malas selalu mendera disetiap menit-menit wag dikunci. Padahal tema yang diusung semakin uwuuuw. Aaahh.. ayo atik, ambil moodbooster mu, buka laptopmu, tatap wag mu, cerna paparan yang disampaikan, olah dan racik menjadi santapan yang sedap dimata, dan meracuni pikiran pembaca (agak sadis bahasaku, hehehe )

Komitmen Menulis dan Berkarya Melalui Blog yang Menggoda. Kalimat setelah kata penghubung itu yang benar-benar menggoda saya (selain senyuman pak su, wkwkwkw).

Bapak Dedi Dwitagama, seorang pendidik dengan segudang prestasi baik nasional maupun internasional ( yang tidak saya sebutkan kesemuanya di tulisan ini ) . Silahkan dilihat di https://dedidwitagama.wordpress.com/ , Narasumber tersebut yang berbagi pengetahuan dan menjawab keingin tahuan kita tentang bagaimana memanajemen blog. Dengan ditemani moderator yang suaabaaarr, Mr. bams.


Lama kita mengenal blog, tidak ada salahnya saya akan mengulas sedikit sejarah tentang blog.

Pengertian Blog

Blog adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. 

Sejarah Blog

Blog ditemukan oleh Evan Williams, lahir di Nebraska pada 31 Maret 1972. Blog mulai digunakan pada tahun 2003. Tujuan awal blog dibuat sebagai dokumentasi catatan penulis.

Di Indonesia sendiri, kegiatan menulis pertama kali dilakukan di web, disebuah portal web dan portal searchengine, MSN. Tahun 2004, penulis sudah mulai memanfaatkan blogger.com yang ditemukan di tahun tersebut.

Manfaat Blog

  1. Sebagai media pembelajaran
    • kita bisa posting materi baik dalam bentuk .doc .ppt .exc, video, gambar, dll. tambahkan contoh soal, latihan soal, presensi ( cantumkan link nya), serta hal-hal yang terkait dengan pembelajaran.
  2. Tempat berbagi informasi (apapun sesuai ciri khas penulisnya)
  3. Sebagai buku harian ( asal jangan yang terlalu vulgar atau mengandung SARA). Perhatikan juga UU ITE.
  4. Sebagai tempat dokumentasi foto
  5. .... silahkan ditambahkan pembaca
Tips & trik blog ramai dikunjungi
  1. Posting tulisan yang dibutuhkan kebanyakan orang (teknologi, pendidikan, resep makanan, cara hidup sehat, dan lainnya. Pelajari topik yang lagi trend, kumpulkan informasi, dan buat tulisannya)
  2. Gunakan tag-tag yang ramai dibicarakan orang.
  3. Konsisten membuat tulisan. Hal ini menandakan bahwa kita memang penulis aktif.

Bapak narasumber ini tidak mengkomersilkan blognya. Namun beliau konsisten membuat tulisan yang informatif. Memiliki berbagai blog dengan ciri khas konten-nya maisng-masing. Ditunjang dengan akademis beliau, sehingga pembaca dapat menyimpulkan sendiri kompetensi dari pemilik blog tersebut yang pada akhirnya mengundangnya sebagai pembicara di berbagai kegiatan di penjuru nusantara. Tujuan beliau adalah memberikan manfaat, sehingga biarlah Tuhan memberikan balasan dengan caraNYA sendiri.

Blog boleh diisi apapun dan karya siapapun, akan tetapi cantumkan sumbernya, agar tidak di cap sebagai plagiat.

Seputar Kompasiana dan Wordpress

  • jika memakai wordpress, maka bisa nge-blog juga di kompasiana (kompasiana memakai platform wordpres)
  • dalam wordpres, bisa copy-paste tulisan siapa saja dan tidak terkena sanksi
  • dalam kompasiana, copy-paste tulisan melebihi 25% maka tulisan akan dihapus oleh admin

Ya, saya setuju dengan visi & misi Pak Dedi Dwitagama ini. Niatlah segala sesuatu untuk ibadah, untuk memberi manfaat. Insyaallah Tuhan akan membalasnya dengan rezeki-rezeki yang tak disangka dan tak diduga.

Seputar Narasumber, dapat diakses di :

Sepenggal nasehat Pak Dedi (dengan suntingan):

" ... bayangkan jika seorang koruptor yang pernah viral beritanya dan dipenjara punya cucu, tiba-tiba anak kecil cucu koruptor itu browsing nama kakek/neneknya di mesin pencari dan menemukan cerita kasus kakeknya .... anda bisa bayangkan bagaimana orang tua sang cucu menjawab pertanyaan anaknya setelah tau cerita kakeknya?
Nah, blog adalah teknologi yang sesungguhnya menerapkan konsep peribahasa lama kita "Gajah mati meninggalkan gading" anda mau mati meninggalkan apa? Harta? iya jika punya
Blog bisa jadi gading yang kita tinggalkan buat anak cucu kita dan generasi penerus ... atau  anda mau mati sia"? pilihan di tangan anda ... selamat berjuang jadi pribadi yg punya arti, atau anda tak menjadi apa-apa hingga tak bisa apa-apa. Naudzubillahimindzaliik "

Quote of The Day

Hadits Rasulullah SAW, yang artinya :

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani)















Resume ke-20 Belajar  Menulis Gel. 17 :
Narasumber    :Bapak Dedi Dwitagama
Moderator     :Mr. Bams
Peresume      :Atik Puspita rini
Tema       :Komitmen menulis dan berkarya melalui blog yang menggoda


Wallahu a'lam bisshowwab